Tips aman menjelajahi internet

Keamanan Internet
Internet sekarang ini merupakan hal yang tidak bisa dilepaskan begitu saja dari kehidupan kita sehari-hari. Bagi sebagian orang ber-internet atau berselancar di dunia maya sudah merupakan kebutuhan primer seperti menghirup oksigen. Maka tak heran di lagu Saykoji tentang online memang sudah merupakan penggambaran yang tepat akan generasi sekarang yang tak terpisahkan dengan aktivitas surfing di internet. Hanya saja untuk berselancar di dunia maya, ada beberapa tips-tips yang sebaiknya menjadi bahan pertimbangan Anda sekalian, karena salah-salah Anda akan menjadi korban. Berikut ini adalah tips-tips atau kiat-kiat yang bisa menjadi bahan pertimbangan Anda :
  1. Hati-hatilah saat memberikan informasi yang sifatnya pribadi Berpikirlah dua kali saat akan mengumumkan hal-hal yang sifatnya pribadi di dunia maya, misalnya memasukkan nomor telepon dan alamat, nama orang tua, dll. Hal-hal seperti itu bisa disalahgunakan oleh pihak-pihak yang berniat jahat pada Anda. Atau malahan dengan berbekal informasi yang lengkap tentang diri Anda, pihak-pihak yang berniat jahat memanfaatkan data diri Anda untuk menggunakan data Anda untuk melakukan kejahatan di internet, seperti transaksi fiktif dan lain-lain.
  2. Jangan meng-upload” foto yang di dalamnya ada orang lain, dan foto tersebut merupakan foto yang ““sensitive”” bagi orang tersebut Misalnya saja sebenarnya Anda hanya iseng ingin menampilkan foto tersebut di Facebook, namun apa daya ternyata orang yang bersangkutan merasa sangat berkeberatan dan marah. Nah, berhati-hatilah, Anda bisa termasuk kategori ““cyber bullying””.
  3. Berhati-hatilah terhadap email tak dikenal Jika Anda menerima email dari seseorang yang tidak Anda kenal, berhati-hatilah, jangan sembarangan membuka email itu, bisa jadi di dalamnya terdapat virus, teliti dulu sebelumnya, apalagi jika terdapat link-link yang tidak jelas asal usulnya.
  4. Berhati-hatilah saat berbelanja di toko online Dengan maraknya pertumbuhan toko online yang memanjakan konsumennya dengan berbagai macam kemudahan, berhati-hatilah, jangan sampai Anda tertipu dengan toko online yang ternyata palsu. Selidiki dahulu reputasi toko online yang bersangkutan. Bagaimanakah kredibilitasnya? Telitilah dahulu saat Anda berkeputusan untuk memberikan data kartu kredit Anda, jangan sampai tertipu.
  5. Jangan sembarangan membuat tulisan yang sifatnya dugaan atau tuduhan Masih ingat kasus email atau surat elektronik Prita Mulyasari? Benar-benar menyeramkan bukan? Hindari memposting tulisan yang sifatnya dugaan, gunjingan, atau tuduhan menyangkut orang-orang atau lembaga yang bisa berakibat pada pencemaran nama baik atau tuduhan.
  6. Perhatikan etika Berinternet di dunia maya berlakulah sopan seperti di dunia nyata, dengan demikian Anda bisa terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan.
  7. Pergunakan ““report spam” jika perlu Jika Anda mendapatkan email dari seseorang yang berpromosi kepada Anda, dan sebelumnya tidak meminta izin dan ternyata isi email tersebut mengganggu Anda, laporkan email itu sebagai ““report spam”” agar yang bersangkutan dikategorikan sebagai spammer.
  8. Jangan pernah menjalankan program atau dokumen yang tidak jelas asal usulnya. Anda harus selalu berpikir bahwa setiap aplikasi atau dokumen yang tidak Anda kenal selalu berisiko ada virusnya. Ini sangat penting karena banyak orang melakukan sembarang klik saja pada program atau dokumen yang mereka dapatkan. 
  9. Sebaiknya tidak mendownload dokumen atau program dari internet yang tidak jelas asal usulnya. Ini termasuk pula screensaver, program yang katanya berisi hal-hal yang lucu dan lain sebagainya dari internet. Anda sebaiknya memiliki kebijakan bahwa semua file yang akan dibuka harus diperiksa oleh anti-virus sebelum digunakan.
  10. Jangan gunakan dokumen dalam format .DOC atau .XLS. Hal ini mungkin terdengar sangat aneh bagi Anda. Tetapi coba simpan dokumen MS Word dalam format RTF dan MS Excel dalam format CSV. Mengapa demikian? Format RTF dan CSV tidak mendukung macro jadi mereka tidak bisa diinfeksi dengan virus macro yang banyak beredar saat ini. Bisa dikatakan format dokumen yang paling aman hanya plain text file.
  11. Selalu pantau adanya patch untuk software yang Anda gunakan. Ini penting sekali untuk menutup celah keamanan pada software yang Anda gunakan. Anda bisa membaca pada berita-berita security mengenai hal ini dan bisa mendownload patch untuk software Anda. Kenapa ini penting? Kebanyakan virus dan worm saat ini sebenarnya menyebar dengan cara memanfaatkan celah keamanan yang ada pada software di komputer Anda. Dengan mem-patch software maka secara otomatis akan menangkal penyebaran dari virus atau worm ke komputer Anda.
  12. Daftarkan e-mail Anda pada jasa alert informasi security. Jasa alert untuk informasi security yang berupa newsletter bisa memberikan informasi kepada Anda jika ada ancaman virus yang baru. Anda bisa mendaftar ke salah satu jasa ini misalnya saja dari Sophos yang menyediakan jasa alert ini secara gratis pada alamat www.sophos.com/virusinfo/notifications.
  13. Jika anda menggunakan jaringan komputer seperti di kantor, pisahkan jaringan yang digunakan untuk internet dan tidak. Pelihara jaringan yang terhubung dengan internet dan yang tidak terhubung ke internet. Dengan pemisahan ini maka akan mengurangi risiko terhadap user yang bisa menyebarkan file yang terinfeksi dengan virus ke dalam jaringan.
  14. Gunakan AntiVirus, AntiSpyware dan firewall untuk computer anda. Firewall disini berguna untuk mengatur traffic pada jaringan Anda. Firewall bisa memblok atau membolehkan suatu traffic data yang masuk atau keluar pada jaringan Anda. Antivirus mencegah terinfeksinya virus pada computer Anda. Di Internet banyak tersedia AntiVirus dan Firewall personal yang GRATIS dan cukup handal mengamankan computer Anda, seperti Zone Alarm dan AVG.
  15. Backup secara teratur data dan program Anda. Ini sangat penting jika ternyata komputer Anda terinfeksi virus maka Anda masih memiliki backup-nya dan Anda bisa melakukan restore data tersebut di kemudian hari.
Selanjutnya
« Sebelumnya
Sebelumnya
Selanjutnya »