Manfaat jengkol bagi tubuh dan kesehatan

Gambar semur jengkol
Siapa yang tidak tahu jengkol...!?. Ya.. Makanan ini adalah termasuk salah satu makanan yang sangat populer di indonesia karna baunya. Jengkol memang kerap menjadi makanan yang dibenci karena baunya yang tak sedap. Namun, bagi sebagian orang, jengkol adalah makanan yang sangat digemari dan senantiasa dirindukan karena keunikan rasanya.

Jengkol memang merupakan makanan kontradiktif yang bernilai gizi tinggi sekaligus juga mengganggu lingkungan dengan baunya. Bau tak sedap pada jengkol ini berasal dari sulfur yang terkandung dalam asam amino. Saat dikunyah, jengkol akan menjadi komponen kecil yang menyebarkan bau tak sedap.

Dibalik aromanya yang menyengat, jengkol juga ternyata menyimpan banyak manfaat untuk kesehatan. Mau tau apa saja manfaatnya..??

Berikut ini adalah kandungan yang diperlukan tubuh, yang ada pada jengkol:
  • Protein
    Protein yang terkandung dalam makanan berbau khas ini ternyata cukup tinggi yaitu 23,3g dari 100g bahan. Nilai protein nabati ini lebih tinggi dari makanan lain seperti kedelai dan kacang hijau. Protein akan mengganti sel-sel yang sudah usang di tubuh kita, membentuk jaringan baru, berperan dalam sistem hormon, membentuk kecerdasan, dan lain-lain. Banyak sekali manfaat yang bisa kita dapat dari konsumsi makanan tinggi protein. Jadi, jengkol perlu diperhitungkan.
  • Zat besi
    Zat besi tentu sangat dibutuhkan oleh tubuh kita dalam pembentukan hemoglobin yang berfungsi mengangkut oksigen dan karbondioksida. Oleh sebab itu, mineral ini sangat penting dalam pernafasan sel tubuh. Jika anda kekurangan zat besi, maka pengangkut oksigen akan berkurang sehingga tubuh menjadi lemas, lesu, pucat, dan lemah. Coba bayangkan jika anda tidak bernafas selama 10 menit, pasti akan lemas dan sedikit megap-megap. Seperti itu juga gambaran pernafasan sel kita yang kekurangan oksigen. Jengkol mengandung 4,7g zat besi per 100g bahan. Jadi, makan jengkol bisa membuat hidup anda lebih bergairah.
  • Kalsium
    Kadar kalsium dalam jengkol adalah 140mg/100g bahan. Kalsium akan menjaga tulang anda dari pengeroposan. Makanan ini juga baik dikonsumsi ibu hamil dan menyusui yang membutuhkan kalsium dalam jumlah besar.
  • Fosfor
    Fungsi fosfor hampir sama dengan kalsium yaitu menjaga kesehatan tulang dan gigi. Jumlah fosfor dalam jengkol sekitar 166,7mg/ 100g bahan. Mari kita cegah gigi berlubang dan pengeroposan tulang dengan konsumsi jengkol.
  • Vitamin
    Vitaman yang bisa ditemukan dalam makanan berwarna kecoklatan ini antara lain vitamin A, B1, B2, dan C. Kandungan vitamin A pada jengkol sekitar 658mg/100g bahan. Vitamin A akan membantu menjaga kesehatan mata. Vitamin B2 akan membantu penyerapan protein, sedangkan vitamin B1menjaga kepekaan syaraf. Jengkol juga mengandung 80mg vitamin C tiap 100 gramnya. Vitamin C adalah antioksidan yang akan melawan radikal bebas dalam tubuh sekaligus penangkal virus dan bakteri. Selain itu vitamin C juga berperan dalam penyerapan zat besi. Jadi mengonsumsi jengkol bisa mengoptimalkan kadar hemoglodin darah karena mengandung zat besi sekaligus vitamin C.
Nah, untuk bisa mengambil manfaat makanan yang satu ini, perlu melakukan pengolahan ekstra yang benar.

Supaya bau jengkol berkurang berikut ini Tipsnya:
Rendam jengkol dalam air selama 24 jam sebelum dimasak. Setelah itu rebus sampai jengkol lunak. Sebaiknya ganti air rebusan beberapa kali untuk hasil maksimal. Cara ini tidak bisa menghilangkan 100% bau jengkol, namun cukup mengurangi efek baunya.

Anda bisa juga mengurangi bau jengkol dengan menggosok gigi setelah memakannya, serta makan makanan lain yang berbau segar seperti mint dan buah. Karena jengkol juga menimbulkan bau pada air seni, maka anda harus memastikan WC sudah bebas bau jengkol sebelum meninggalkannya. Sekarang anda bisa menikmati jengkol, mengambil manfaatnya sekaligus mengurangi efeknya.
Selanjutnya
« Sebelumnya
Sebelumnya
Selanjutnya »