Cara menyembelih kambing agar tidak bau

Cara menyembelih kambing
Daging kambing baik dari hasil kurban atau kita beli sendiri dari pasar sering kali mengeluarkan aroma bau khas daging kambing, untuk itu saya akan membahas teknik menyembelih kambing agar dagingnya tidak bau. Banyak yang tidak suka dengan daging kambing ataupun domba, bukan tidak suka tapi karena aroma yang tidak sedap sangat mengganggu selera. Tidak semua daging kambing beraroma bau, ada juga daging kambing yang tidak tercium aroma baunya. Ternyata rahasianya salah satunya ada pada penyembelih atau penjagal atau algojonya. Dari sharing pengalaman para algojo kurban ada teknik tersendiri dalam menyembelih kambing agar dagingnya tidak bau.

Tata cara penyembelihan kambing atau domba baik untuk tujuan kurban atau aqiqah, selain diperlukan pisau yang tajam, juga ada rahasia penyembelihan kambing untuk mencegah aroma bau pada daging kambing. Sebagaimana kita ketahui bau pada daging kambing adalah bau yang berasal dari badan kambing/domba hidup. Aroma bau khas ini di daerah atau negara mana pun baunya sama. Kalau salah dalam metode penyembelihan kambing/domba, maka bau tersebut akan terbawa pada daging.

Berikut metode atau trik menyembelih kambing/domba agar dagingnya tidak bau.
  1. Gunakan pisau khusus untuk peyembelih atau untuk daging, pisau tersebut tidak boleh digunakan untuk keperluan lain selain memotong daging.
  2. Sebelum penyembelihan, pisau atau parang dicuci dan dibesihkan dari karat yang menempel.
  3. Memegang pisau mengarah turun dengan gagang diatas dipegang tangan kanan.
  4. Penyembelih posisinya di belakang kambing (punuk)Tangan kiri memegang rahang bawah atau leher dekat pipi kambing.
  5. Kaki kiri di depan kaki kanan di belakang (kuda-kuda) Lutut kiri penyembelih di atas.
  6. Ketika tangan kiri memegang rahang bagian bawah ikuti atau barengkan napas penyembelih dengan napas kambing maksudnya ketika kambing menarik napas penyembelih menarik napas napas begitu pula kebalikannya.
  7. Pada saat kambing mengeluarkan napas di situlah pisau mulai memotong leher kambing, jangan mulai memotong pada saat kambing menarik napas. Pada saat memotong penyembelih harus tahan napas artinya ketika pisau masih menempel dileher penyembelih tidak boleh bernapas.(jadi secara tidak langsung penyembelih tidak boleh sakit asma, lebih-lebih TBC. Kunci utama supaya daging kambing tidak bau adalah pada saat memotong yaitu napas kambing pada saat keluar disitulah pisau mulai memotong jalan napas yang ada dileher kambing/domba.
Hal lain yang perlu diperhatikan adalah tata cara menyembelih menurut syariat yaitu
  • Menghadapkan kepala hewan qurban kearah kiblat
  • Membaca “Basmallah;
  • Membaca Shalawat atas Nabi;
  • Membaca takbir (Allahu Akbar); dan
  • Berdo’a:”Ya Allah, ini perbuatan dari perintahMu saya kerjakan karenaMu, terimalah olehMu amalku ini”.
  • Kemudian untuk Dilakukan diatas lubang penampungan darah, dan diusahakan agar darah seluruhnya tertampung dalam lubang.
Penirisan dan Pengulitan dilakukan dengan menggantung hewan domba/kambing yang telah disembelih, disamping itu juga untuk mengeluarkan isi perut dan jeroan. Dengan menggunakan tatakan kayu, kambing yang telah disembelih ditelentangkan diatas tatakan, baru dikuliti.

Pemeriksaan daging dan organ-organ sangat perlu karena apabila terdapat daging/organ-organ yang tidak sehat, tidak aman, tidak segar atau tidak layak untuk dimakan, harus dipisahkan dan dimusnahkan. 

Penanganan daging dan organ-organ, dikenal istilah Debonning (pemisahan daging dan tulang) sebaiknya menggunakan meja potongan atau dapat pula dilakukan tetap dalam keadan tergantung atau ditempat teduh yang dialasi plastik bersih dan dipotong-potong sesuai dengan yang diinginkan.

Daging segera dibungkus dengan plastik bersih dan tidak dicampur dengan jeroan atau organ-organ lain. Jeroan dan organ-organ lain dipotong pada tempat yang terpisah dengan tempat pemotongan daging dan segera dibungkus. Daging dan organ-organ lain segera dibagikan dalam keadaan terbungkus rapi.

Demikian tips dan trik dari kami, semoga bermanfaat bila diantara para pembaca sekalian ada yang akan berkurban domba/kambing atau menjadi panitia kurban yang bertugas mendistribusikan daging serta bertugas menjadi penyembelih/algojo.
Selanjutnya
« Sebelumnya
Sebelumnya
Selanjutnya »